Skip to main content

Posts

CMC (Carboxymethyl Cellulose)

Carboxymethylcellulose (CMC) terdapat dua bentuk garam, yaitu Calcium dan Natrium. Sehingga terkadang disebut CMC-Na dan CMC-Ca. Kegunaan secara umum : Coating agent, stabilizing agent, suspending agent, tablet and capsule disintegrant, tablet binder, viscosity-increasing agent, water-absorbing agent. Aplikasi dalam bidang Farmasi : 1.       CMC-Ca CMC-Ca digunakan dalam formulasi tablet, sebagai pengikat, diluent, dan desintegrant. Walaupun CMC-Ca tidak larut di dalam air, namun merupakan zat yang efektif sebagai desintegrant/penghancur pada tablet karena ia akan mengembang dari bentuk dasarnya ketika kontak dengan air. Pada tablet, konsentrasi CMC-Ca 15% w/w, apabila lebih dari konsentrasi ini, kekerasan tablet akan berkurang. CMC-Ca digunakan juga sebagai suspending agent atau agen peningkat viskositas pada sediaan oral dan topikal. Dosis penggunaan : Kegunaan Konsentrasi (%) Pengikat Tablet ...

Departemen Pemastian Mutu/Quality Assurance (QA)

Departemen QA bertanggung jawab dalam menjamin mutu suatu produk mulai dari pemesanan bahan baku dan kemasan obat sampai obat siap digunakan konsumen. Sistem mutu ditetapkan berdasarkan CPOB.  A.     Quality System (QS) Bagian QS bertanggung jawab untuk mengontrol pelaksanaan sistem mutu dan memastikan semuanya patuh terhadap sistem mutu yang telah ditetapkan. Tugas dan tangung jawab bagian pemastian mutu antara lain: a.          Audit pemasok bahan baku dan excipients . b.         Penanganan keluhan dan produk kembalian. c.          Mengatur program pelatihan ( training )yang berhubungan dengan CPOB. d.         Pelatihan mengenai kegiatan perbaikan dan pencegahan ( Corrective Action and Preventive Action /CAPA) yang bertujuan untuk meninjau kembali data dan informasi sistem mutu yang digunakan untuk mengi...

Departemen Quality Control (QC)

Quality Control merupakan bagian yang Essensial dari Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) untuk memastikan bahwa suatu produk secara konsisten mempunyai mutu yang sesuai dengan tujuan pemakaiannya. Laboratorium QC terbagi menjadi 8 ruangan yaitu, laboratorium kimia, laboratorium mikrobiologi, laboratorium instrument, ruang timbang, washing room , ruang destruksi mikrobiologi, ruang ganti dan office. Setiap personel di laboratorium wajib memakai alat pelindung diri berupa jas laboratorium, sarung tangan, cap, safety shoes dan googles . Untuk analisis dilakukan proses sampling oleh personel QC tertentu terhadap raw material , p ackaging , finished good serta sampling untuk uji mikrobiologi. Jumlah sampel yang diambil untuk pengujian berdasarkan kebutuhan analisis yang akan dilakukan. Pada pelaksanaan analisis, setiap personel memiliki tugas analisis yang spesifik di departemen QC . Tugas analisis tersebut terbagi menjadi: a.        Raw Material sam...